TEMPO.CO, Bojonegoro -
Manejemen Persibo Bojonegoro akan merekrut sebanyak tujuh pemain lokal
setelah hengkangnya sejumlah pemain andalan bersamaan dengan berakhirnya
musim laga Indonesian Primer League (IPL) Juli lalu.
Menurut
Manajer Persibo, Nur Yahya, rencana rekrutmen tujuh pemain lokal
tersebut akan dijadikan bahan dalam rapat evaluasi klub berjuluk Laskar
Angling Darmo tersebut. “Tujuh pemain memang kami butuhkan,” katanya
kepada Tempo, Senin, 24 September 2012.
Nur Yahya juga menjelaskan rencana rekrutmen pemain tersebut menunggu hasil rapat seluruh chief executive officer
(CEO) klub-klub di Tanah Air. Dari hasil rapat tersebut akan diketahui
kebijakan manajemen masing-masing klub, termasuk terhadap para
pemainnya.
Selain pemain lokal, kata Nur Yahya, Persibo juga
tetap membutuhkan pemain asing. Proses rekrutmen dilakukan secara ketat
karena, selain tim teknis, juga melibatkan tim kesehatan. Proses
rekrutmen sudah dimulai, namun dilakukan secara tertutup.
Nur
Yahya mengatakan bahwa untuk pencarian tujuh pemain baru bisa dari dua
sumber. Di antaranya melihatnya dari hasil regenerasi tim Persibo U-21.
Selain itu, dilakukan pencarian dari sejumlah klub di Indonesia.
Pemain
yang direkrut akan menempati semua posisi di seluruh lini. Mulai dari
penyerang, gelandang serang, gelandang bertahan, pemain belakang, hingga
penjaga gawang.
Persibo bakal kehilangan sejumlah pemain
andalannya. Striker produktif Mohammad Nur Iskandar, Novan setyo
sasongko, dan Jajang Paliama kemungkinan bergabung dengan klub Semen
Padang. Demikian juga kiper Fauzi Toldo serta Dian Irawan bergabung
dengan Persisam Samarinda, dan Aang Suparman kemungkinan pindah ke
Persib Bandung.
Selain itu, Jairon Feliciano, Mekan Nasirov,
Leke Anderson, dan Gustavo Ortiz, juga akan hengkang. Bahkan duet
pelatih Persibo, Paolo Camargo dan asistennya Wanderley Junior juga
bakal meninggalkan Persibo. ”Lumrah, ada yang datang, ada yang pergi,”
ujar Nur Yahya.
Nur Yahya mengatakan bahwa untuk menggantikan
mereka yang hengkang, manajemen Persibo tidak terlalu memilih pemain
mahal. Sebab, yang dibutuhkan justru pemain muda dan berbakat yang masih
mau belajar. Mereka akan dididik kemampuan sepak bolanya sehingga
menjadi pemain yang tangguh.
Nur Yahya memberikan contoh Samsul Arif yang berposisi sebagai penyerang. Samsul merupakan pemain asli didikan Persibo junior.
Local
Media Officer Persibo, Imam Nurcahyo, mengingatkan bahwa Persibo memang
harus banyak berbenah diri. Mulai dari penataan manajemen, sumber
pendanaan, hingga pengaturan sponsorship. Dengan demikian, Persibo akan memiliki prospek yang bagus dan bisa bertahan di level tinggi kompetisi Liga Indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar